Jumat, April 10, 2009

resensi film


NIM'S ISLAND

Nim (Abigail Breslin) adalah seorang gadis kecil yang telah kehilangan ibunya sejak usianya kurang dari 4 tahun yang kemudian tinggal berdua bersama ayahnya (Gerard Butler) yang seorang ilmuan kelautan di sebuah pulau terrpencil di lautan pasifik.Nim yang suka membaca novel petualangan “ALEX ROVER’ melewati hari-harinya tidak hanya bersama ayahnya tetapi juga bersama temanya Selkie{singa laut),Galileo(burung laut) dan Fred(si kadal).

Hingga pada suatu saat Nim dan ayahnya harus terpisah saat ayahnya meninggalkannya dengan alas an melakukan pengamatan di lautan tentang protozoa dan kemudian mengalami badai saat berada di tengah lautan.Nim yang sendirian di pulau kemudian mendapat masalah dengan datangnya sebuah kapal pesiar yang ingin menjadikan pulau yang dirahasiakan Nim bersama ayahnya dari dunia luar tersebut menjadi tempat wisata.

Nim kemudian berusaha berusaha mengusir para wisatawan yang datang ke pulaunya tentunya dengan bantuan ketiga sahabatnya Selkie,Galileo dan Fred dan juga meminta bantuan dari Alexandra Rover (Jodie Foster)sang penulis novel Alex Rover dari San Francisco yang dikiranya adalah Alex Rover sang pahlawan sebenarnya yang akan menolongnya dan membantunya menemukan ayahnya yang hilang di tengah lautan.

Tak ada yang begitu mencolok dari NIM’S ISLAND,Jodie Foster,kemudian Gerard Butler yang juga sekalian memerankan tokoh khayalan Alex Rover disini juga hanya sebagai pemanis dalam film yang mungkin bergenre drama keluarga ini.Mungkin dari peran Abigail Breslin yang mencerminkan anak yang polos dan Gerard Butler sebagai ayah yang bertanggungjawab dan terus berusaha agar tak terpisah dari anaknya,NIMS ISLAND ingin menyampaikan kepada kita tentang pentingnya hubungan antara orang tua dan anaknya yang pada saat sekarang sudah mulai berkurang kuantitas dan kualitasnya.

NIM’S ISLAND tidak terlalu banyak menggunakan special effect ataupun animasi-animasi seperti halnya film-film kelas I buatan hollywood tetapi dari sisi sinematografi yang lainnya seperti angel kamera,sudut pengambilan gambar sampai pada pergerakan kamera hingga kesinambungan gambar sangat layak dijadikan referensi bagi kita yang baru saja memasuki dan mempelajari dunia audio visual yang salah satunya contohnya adalah film.


Tidak ada komentar: